55
likes
9
comments
daily view 0
monthly view 0

Share

Live Analytics

Comments 0

Momen Haru Pemakaman Ibu & Anak Korban Truk Molen di Bekasi, Sang Suami Peluk Pusara Analytics Table

Income Estimates for Momen Haru Pemakaman Ibu & Anak Korban Truk Molen di Bekasi, Sang Suami Peluk Pusara

Based on this YouTube video's total view count of 42.1K views and industry-standard rates, the estimated total earning is $29 - $84 through ad revenue. Historical data is not yet available to calculate daily, weekly, or monthly averages.

About Momen Haru Pemakaman Ibu & Anak Korban Truk Molen di Bekasi, Sang Suami Peluk Pusara

Explore Momen Haru Pemakaman Ibu & Anak Korban Truk Molen di Bekasi, Sang Suami Peluk Pusara with 42,108 views, 55 likes, and 9 comments. Experience the impact of this video content that has captured audience attention.

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Suasana haru menyelimuti pemakaman Siti Habibah (47) dan anaknya, Adisa (5), korban meninggal dunia dalam tragedi truk molen yang menabrak kerumunan warga di Jalan Cut Mutia, Bekasi, Rawalumbu, Bekasi, Minggu (1/11/2026) sore. Tangis keluarga dan kerabat pecah saat jenazah ibu dan anak tersebut diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir. Kepergian keduanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, terutama sang suami, Dul Alim (48), yang harus kehilangan istri dan anaknya sekaligus. Berdasarkan pantauan Wartakotalive.com di rumah duka di Jalan Siliwangi Gang Mandor Aleh RT 04 RW 04, Sepanjang Jaya, Rawalumbu, Bekasi, sebelum dimakamkan, jenazah Siti dan Adisa terlebih dahulu disalatkan di Masjid Jami Al Huda. Keduanya disalatkan menggunakan keranda berbeda. Jenazah Adisa berada di dalam keranda berbalut kain hijau yang dihiasi bunga. Sementara itu, jenazah sang ibu, Siti Habibah, berada di dalam peti berwarna putih. Suasana semakin mengharukan ketika keluarga, kerabat, serta para pelayat berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir. Sejumlah guru dan teman-teman sekolah Adiba, kakak Adisa, turut hadir untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan. Mereka berusaha menguatkan Adiba dan anggota keluarga lainnya yang masih diliputi kesedihan. Sekitar pukul 08.34 WIB, jenazah ibu dan anak tersebut disalatkan. Setelah rangkaian salat jenazah selesai pada pukul 08.47 WIB, keduanya kemudian dibawa menuju tempat pemakaman umum (TPU) keluarga. Setibanya di pemakaman, prosesi pemakaman dimulai dengan menurunkan jenazah Siti Habibah terlebih dahulu ke liang lahat. Peti putih yang membungkus jenazahnya dikeluarkan sebelum jenazah dikebumikan. Suasana hening menyelimuti prosesi tersebut. Salah seorang anggota keluarga kemudian mengumandangkan azan di dekat liang lahat sebagai bagian dari prosesi pemakaman. Tanah merah perlahan menutupi liang lahat Siti. Setelah liang lahat tertutup, bunga-bunga ditaburkan di atas makam oleh Dul Alim, suami sekaligus ayah dari korban. Namun, kehilangan yang dirasakan Dul Alim belum berhenti di situ. Ia masih harus mengantarkan putri kecilnya, Adisa, ke tempat peristirahatan terakhir. Jenazah Adisa kemudian diturunkan ke liang lahat. Azan kembali dikumandangkan sebelum liang lahat ditutup dengan tanah. Bunga-bunga kembali ditaburkan di atas makam bocah berusia lima tahun tersebut. Setelah seluruh prosesi pemakaman selesai, keluarga dan para pelayat menundukkan kepala untuk berdoa. Mereka menyampaikan salam perpisahan di hadapan dua pusara yang masih dipenuhi tanah merah dan taburan bunga. Momen paling memilukan terlihat ketika Dul Alim berpamitan dari makam. Langkahnya kemudian terhenti di hadapan pusara sang istri. Ia menghampiri makam Siti dan menangis tersedu-sedu. Kesedihan seolah tak terbendung setelah kehilangan sosok istri yang selama ini mendampinginya. Dul Alim kemudian dikuatkan oleh Lala, adik kandungnya yang baru tiba dari Lampung. Lala berusaha menenangkan sang kakak yang masih terpukul atas kepergian istri dan anaknya. Kesedihan keluarga semakin terasa ketika mereka mendatangi makam Adisa. Kakak perempuan Adisa tak kuasa menahan duka hingga pingsan. Ia kemudian segera dibawa kembali ke rumah duka untuk mendapatkan pertolongan. Sementara itu, para pelayat masih tampak memenuhi area pemakaman. Sebagian berdiri di sekitar pusara, sementara lainnya memanjatkan doa untuk Siti dan Adisa. (m27) Artikel ini telah tayang di Tribunbekasi.com dengan judul Tangis Keluarga Pecah saat Jenazah Ibu dan Anak Korban Kecelakaan Truk Molen Dikebumikan, https://bekasi.tribunnews.com/kota-bekasi/64906/tangis-keluarga-pecah-saat-jenazah-ibu-dan-anak-korban-kecelakaan-truk-molen-dikebumikan?page=2. Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Joseph Wesly Program: Live Tribunnews Update Editor Video: Ahmad Shalsa Malkhaponda Reporter: Yolanda Putri Dewanti #viral #medsos #regional #bekasi #kecelakaan #jabodetabek

About YouTube Real-Time View Count

With SocialCounts.org’s view counter, track your YouTube video’s live view count and YouTube likes count in real time with fast, reliable updates.

Watch every YouTube video live view count rise with our real-time YouTube views tracker—built for accuracy and minimal delay.

Follow YouTube real time views as they happen, using our dedicated view counter for YouTube videos.

Get up-to-date live view count on YouTube and see real-time growth with SocialCounts.org’s smart tracking tools.

Embed Widget

Parameters:

  • fullscreen=true - Fullscreen counter
  • graph=true - Live graph chart
  • counter=0/1/2 - Select counter (0=likes, 1=views, 2=comments)
URL

Click to copy the embed URL to your clipboard