480
likes
482
comments
daily view 0
monthly view 0
Live Analytics
Comments 0
Balik Menyerang! Eks Mendag M Lutfi Geram Balas Politikus Malaysia yang Serukan Kucilkan Indonesia Analytics Table
Income Estimates for Balik Menyerang! Eks Mendag M Lutfi Geram Balas Politikus Malaysia yang Serukan Kucilkan Indonesia
Based on this YouTube video's total view count of 72.1K views and industry-standard rates, the estimated total earning is $50 - $144 through ad revenue. Historical data is not yet available to calculate daily, weekly, or monthly averages.
About Balik Menyerang! Eks Mendag M Lutfi Geram Balas Politikus Malaysia yang Serukan Kucilkan Indonesia
Explore Balik Menyerang! Eks Mendag M Lutfi Geram Balas Politikus Malaysia yang Serukan Kucilkan Indonesia with 72,102 views, 480 likes, and 482 comments. Experience the impact of this video content that has captured audience attention.
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUNJAKARTA.COM - Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menanggapi pernyataan politikus Malaysia, Syed Saddiq, yang menyerukan agar Indonesia dikucilkan dari ASEAN akibat kabut asap yang dipicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Lutfi menilai, persoalan kabut asap tidak semestinya berujung pada pengucilan Indonesia. Terlebih, dugaan keterlibatan perusahaan perkebunan kelapa sawit perlu ditelusuri secara menyeluruh. Melalui unggahan di akun Instagram pada Selasa (20/10/2026), Lutfi menyoroti kepentingan bisnis di balik industri sawit yang beroperasi di Indonesia, termasuk perusahaan asal Malaysia. Ia juga menyinggung laporan Greenpeace yang digunakan dalam perdebatan tersebut. Menurut Lutfi, laporan itu turut mencatat titik panas kebakaran di sejumlah konsesi perusahaan Malaysia. Lutfi menyebut terdapat 19 titik panas di konsesi KL Kepong di Indonesia. Ia juga menyinggung area bekas kebakaran yang dikaitkan dengan konsesi perusahaan Genting dan TSH. Pernyataan Lutfi kemudian mendapat tanggapan dari Syed Saddiq melalui akun Instagram pada Rabu (21/10/2026). Syed Saddiq menegaskan, perusahaan yang terbukti melakukan pembakaran hutan harus ditindak. Namun, tuduhan terhadap perusahaan Malaysia juga harus disertai bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Ia menekankan bahwa penanganan karhutla tidak seharusnya memicu pertentangan antara kedua negara. “Ini bukan Malaysia lawan Indonesia. Ini rakyat yang mahukan udara bersih melawan pihak yang mengotorkannya,” tulis Syed Saddiq dalam keterangan video. Sumber: https://video.tribunnews.com/news/970391/eks-mendag-m-lutfi-geram-politikus-malaysia-serukan-kucilkan-ri-buntut-karhutla-dibalas-begini Editor Video: Megan Febry Wibowo Uploader: bagus gema praditiya sukirman Jangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya: YouTube: https://www.youtube.com/@tribunjakarta Facebook: https://www.facebook.com/profile.php?id=100093670066352 Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f TikTok: https://www.tiktok.com/@tribun.jakarta?lang=en Instagram: https://www.instagram.com/tribunjakarta/
About YouTube Real-Time View Count
With SocialCounts.org’s view counter, track your YouTube video’s live view count and YouTube likes count in real time with fast, reliable updates.
Watch every YouTube video live view count rise with our real-time YouTube views tracker—built for accuracy and minimal delay.
Follow YouTube real time views as they happen, using our dedicated view counter for YouTube videos.
Get up-to-date live view count on YouTube and see real-time growth with SocialCounts.org’s smart tracking tools.
Embed Widget
Parameters:
fullscreen=true- Fullscreen countergraph=true- Live graph chartcounter=0/1/2- Select counter (0=likes, 1=views, 2=comments)
URL
Click to copy the embed URL to your clipboard

