109
likes
172
comments
daily view 0
monthly view 0

Share

Live Analytics

Comments 0

Arsul Sani Sindir Gibran, Soroti Kerugian Konstitusional: Sarjana STIA "Sekolah Tidak Ijazah Ada" Analytics Table

Income Estimates for Arsul Sani Sindir Gibran, Soroti Kerugian Konstitusional: Sarjana STIA "Sekolah Tidak Ijazah Ada"

Based on this YouTube video's total view count of 42.0K views and industry-standard rates, the estimated total earning is $29 - $84 through ad revenue. Historical data is not yet available to calculate daily, weekly, or monthly averages.

About Arsul Sani Sindir Gibran, Soroti Kerugian Konstitusional: Sarjana STIA "Sekolah Tidak Ijazah Ada"

Explore Arsul Sani Sindir Gibran, Soroti Kerugian Konstitusional: Sarjana STIA "Sekolah Tidak Ijazah Ada" with 42,081 views, 109 likes, and 172 comments. Experience the impact of this video content that has captured audience attention.

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Hakim Konstitusi Arsul Sani berkelakar saat memberikan nasihat dalam sidang pendahuluan uji materi Pasal 169 huruf r Undang-Undang Pemilu. Sidang perkara Nomor 370/PUU-XXIV/2026 tersebut digelar pada Kamis (8/10/2026). Awalnya, Arsul menanyakan kepada pemohon, Samsul Jahidin, apakah dirinya memiliki ijazah SMA. Pertanyaan tersebut disampaikan berkaitan dengan gugatan yang mempersoalkan syarat pencalonan presiden dan wakil presiden. Arsul kemudian menyinggung adanya orang yang telah menyandang gelar sarjana hukum tetapi disebut tidak memiliki ijazah SMA. "Ya, sebab ada yang sarjana ya, tapi enggak punya ijazah SMA ada juga, ada bahkan sarjana yang SH (Sarjana Hukum) ini STIA, apa itu: sekolah tidak ijazah ada, ada juga begitu ya, itu namanya SH STIA itu ya," tuturnya. Ia pun melontarkan istilah STIA sebagai bentuk kelakar dalam persidangan. “Ya, ada juga sarjana yang SH, ini STIA, apa itu: sekolah tidak ijazah ada,” ujar Arsul. Arsul menjelaskan kelakar tersebut masih berkaitan dengan persoalan kerugian konstitusional yang disampaikan para pemohon. Ia kemudian kembali menanyakan kepada Samsul mengenai kepemilikan ijazah SMA yang menjadi bagian dari konteks pembahasan perkara. "Kalau orang terganggu karena gaduh di media sosial dan segala macam apa itu kerugian konstitusional? Itu kalaupun dianggap ada kerugian gampang, ya enggak usah buka media sosial," ucapnya. Kelakar Arsul tersebut disampaikan saat memberikan nasihat kepada pemohon dalam sidang pendahuluan uji materi ketentuan syarat pencalonan capres-cawapres. (Tribun-Video.com) Program: Tribunnews Update Host: Anggraheni Widya Witari Editor Video: Nathanael Moer Rahardian Uploader: Tri Hantoro

About YouTube Real-Time View Count

With SocialCounts.org’s view counter, track your YouTube video’s live view count and YouTube likes count in real time with fast, reliable updates.

Watch every YouTube video live view count rise with our real-time YouTube views tracker—built for accuracy and minimal delay.

Follow YouTube real time views as they happen, using our dedicated view counter for YouTube videos.

Get up-to-date live view count on YouTube and see real-time growth with SocialCounts.org’s smart tracking tools.

Embed Widget

Parameters:

  • fullscreen=true - Fullscreen counter
  • graph=true - Live graph chart
  • counter=0/1/2 - Select counter (0=likes, 1=views, 2=comments)
URL

Click to copy the embed URL to your clipboard