210
likes
228
comments
daily view 0
monthly view 0
Live Analytics
Comments 0
Tak Main-main! Walhi Siap Gugat Induk Perusahaan Malaysia & Singapura Terkait Bencana Kabut Asap Analytics Table
Income Estimates for Tak Main-main! Walhi Siap Gugat Induk Perusahaan Malaysia & Singapura Terkait Bencana Kabut Asap
Based on this YouTube video's total view count of 53.3K views and industry-standard rates, the estimated total earning is $37 - $107 through ad revenue. Historical data is not yet available to calculate daily, weekly, or monthly averages.
About Tak Main-main! Walhi Siap Gugat Induk Perusahaan Malaysia & Singapura Terkait Bencana Kabut Asap
Explore Tak Main-main! Walhi Siap Gugat Induk Perusahaan Malaysia & Singapura Terkait Bencana Kabut Asap with 53,357 views, 210 likes, and 228 comments. Experience the impact of this video content that has captured audience attention.
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan kembali menyelimuti wilayah Asia Tenggara. Menyikapi krisis ini, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia atau Walhi segera mengambil langkah hukum yang tegas. Walhi tidak lagi sekadar menyasar anak perusahaan di lapangan yang beroperasi di wilayah Indonesia. Mereka kini membidik langsung perusahaan induk perkebunan yang berasal dari Malaysia dan Singapura. Dilansir dari Free Malaysia Today pada Selasa (27/10/2026), korporasi asing ini diduga kuat menjadi dalang utama di balik krisis polusi kabut asap lintas batas. Koordinator Kampanye Walhi, Uli Arta Siagian, membenarkan rencana gugatan besar tersebut. Walhi berencana menggugat perusahaan-perusahaan asal Singapura itu melalui Pengadilan Negeri Jakarta. Tidak hanya itu, Walhi juga tengah mempertimbangkan untuk mengajukan gugatan langsung di pengadilan Singapura. āKami masih mendiskusikan hal ini dengan konsultan, dan kami akan menyewa pengacara internasional untuk membantu membangun kasus kami melawan perusahaan holding di Singapura,ā ujar Uli. Saat ini, Walhi sedang intensif menyusun argumen hukum bersama tim konsultan ahli. Mereka bahkan akan menyewa pengacara internasional untuk memperkuat kasus melawan korporasi raksasa tersebut. Di saat bersamaan, Walhi juga masih mengumpulkan data terkait dugaan keterlibatan perusahaan asal Malaysia. Selama ini, lemahnya kerangka hukum di tingkat ASEAN memang sering menjadi kendala utama. Perjanjian ASEAN tahun 2002 tentang polusi kabut asap tidak memiliki mekanisme penegakan hukum yang mengikat. Oleh karena itu, Walhi mendesak pemerintah Malaysia untuk segera melakukan penyelidikan independen yang menyeluruh. (Tribun-Video.com) Artikel ini telah tayang di Free Malaysia Today dengan judul Indonesian NGO plans legal action against Māsian, Sāporean firms over haze https://www.freemalaysiatoday.com/category/nation/2026/10/26/indonesian-ngo-plans-legal-action-against-m-sian-s-porean-firms-over-haze Program: Tribunnews Update Host: Nurma Aisyah Editor Video: Tegar Melani Uploader: Bintang Nur Rahman
About YouTube Real-Time View Count
With SocialCounts.orgās view counter, track your YouTube videoās live view count and YouTube likes count in real time with fast, reliable updates.
Watch every YouTube video live view count rise with our real-time YouTube views trackerābuilt for accuracy and minimal delay.
Follow YouTube real time views as they happen, using our dedicated view counter for YouTube videos.
Get up-to-date live view count on YouTube and see real-time growth with SocialCounts.orgās smart tracking tools.
Embed Widget
Parameters:
fullscreen=true- Fullscreen countergraph=true- Live graph chartcounter=0/1/2- Select counter (0=likes, 1=views, 2=comments)
URL
Click to copy the embed URL to your clipboard

