154
likes
32
comments
daily view 0
monthly view 0

Share

Live Analytics

Comments 0

Polisi Bongkar Dalang Penyerangan Warga hingga Pembakaran Lapak Narkoba Kampung Ambon, Ulah Bandar? Analytics Table

Income Estimates for Polisi Bongkar Dalang Penyerangan Warga hingga Pembakaran Lapak Narkoba Kampung Ambon, Ulah Bandar?

Based on this YouTube video's total view count of 35.6K views and industry-standard rates, the estimated total earning is $25 - $71 through ad revenue. Historical data is not yet available to calculate daily, weekly, or monthly averages.

About Polisi Bongkar Dalang Penyerangan Warga hingga Pembakaran Lapak Narkoba Kampung Ambon, Ulah Bandar?

Explore Polisi Bongkar Dalang Penyerangan Warga hingga Pembakaran Lapak Narkoba Kampung Ambon, Ulah Bandar? with 35,697 views, 154 likes, and 32 comments. Experience the impact of this video content that has captured audience attention.

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUNJAKARTA.COM - Polisi menduga penyerangan terhadap tiga warga di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, berkaitan dengan penertiban lapak yang diduga digunakan untuk aktivitas narkoba sehari sebelumnya. Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Nasriadi mengatakan, penyidik tengah mendalami kemungkinan adanya aksi balasan dari jaringan atau bandar narkoba yang merasa terganggu dengan penertiban tersebut. Dugaan ini menguat setelah sisa bangunan lapak yang sebelumnya dibongkar petugas gabungan terbakar pada Rabu (14/10/2026) malam. Nasriadi menegaskan, kepolisian akan mengejar pihak yang terbukti terlibat apabila kebakaran tersebut merupakan tindakan sengaja yang dilakukan oleh jaringan narkoba. Ia juga memastikan polisi tidak akan mundur dalam memberantas peredaran narkotika meskipun menghadapi intimidasi. Sebelum kebakaran terjadi, tiga warga diserang sekelompok orang di Jalan Tanggul Timur, tepat di seberang Kampung Ambon, pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Menurut Nasriadi, saat itu para korban sedang duduk di pinggir kali. Tiba-tiba, sekelompok orang datang menggunakan kendaraan, turun, lalu menyerang mereka dengan senjata tajam dan senjata api. Akibat penyerangan tersebut, dua korban mengalami luka senjata tajam di bagian lengan dan punggung. Sementara itu, korban lainnya mengalami luka di telinga yang diduga disebabkan oleh senjata api. Ketiganya kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Nasriadi menyebut para korban masih dalam keadaan sadar dan dapat memberikan keterangan awal kepada polisi. Setelah menerima laporan penyerangan, petugas Polres Metro Jakarta Barat bersama Polda Metro Jaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dalam pemeriksaan awal, polisi menemukan dua proyektil peluru. Barang bukti tersebut akan diperiksa melalui uji balistik untuk mengetahui jenis dan kalibernya. Nasriadi menjelaskan, satu proyektil disebut masih utuh, sedangkan barang bukti lainnya berupa bagian peluru yang tersisa. Hasil pemeriksaan diharapkan membantu penyidik mengungkap senjata yang digunakan dalam penyerangan. Hingga kini, polisi belum memastikan jenis senjata yang dipakai para pelaku. Pengejaran terhadap pihak yang terlibat juga masih berlangsung. Penyidik turut mendalami kemungkinan adanya hubungan antara penyerangan terhadap tiga warga, kebakaran bekas lapak narkoba, dan penertiban yang dilakukan aparat sehari sebelumnya. Sebelumnya, tim gabungan menertibkan sedikitnya 30 lapak semipermanen yang diduga menjadi tempat transaksi maupun konsumsi narkoba di Kampung Ambon pada Selasa (13/10/2026). Bangunan-bangunan tersebut dibongkar menggunakan alat berat. Penertiban dilakukan mulai dari pintu masuk kawasan hingga area di sekitar aliran Kali Angke. Dalam penyisiran, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba, di antaranya alat isap sabu atau bong serta tempat penyimpanan narkotika. Nasriadi mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan dan laporan masyarakat, lapak-lapak tersebut diduga memiliki fungsi berbeda. Sebagian diduga digunakan untuk menyediakan narkoba, sementara lokasi lainnya dipakai sebagai tempat mengonsumsi barang terlarang tersebut. Penertiban dilakukan untuk memutus rantai peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang meresahkan masyarakat. Meski demikian, polisi masih menyelidiki dugaan keterkaitan antara penyerangan terhadap tiga warga, kebakaran bekas lapak, dan penertiban lapak narkoba. Sampai saat ini, belum ada kepastian bahwa kedua peristiwa tersebut merupakan aksi balasan dari jaringan narkoba. Sumber: https://video.tribunnews.com/news/969185/polisi-duga-penyerangan-brutal-warga-hingga-pembakaran-lapak-narkoba-di-kampung-ambon-ulah-bandar Editor Video: Megan Febry Wibowo Uploader: Winda Rahmawati Jangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya: YouTube: https://www.youtube.com/@tribunjakarta Facebook: https://www.facebook.com/profile.php?id=100093670066352 Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f TikTok: https://www.tiktok.com/@tribun.jakarta?lang=en ​Instagram: https://www.instagram.com/tribunjakarta/

About YouTube Real-Time View Count

With SocialCounts.org’s view counter, track your YouTube video’s live view count and YouTube likes count in real time with fast, reliable updates.

Watch every YouTube video live view count rise with our real-time YouTube views tracker—built for accuracy and minimal delay.

Follow YouTube real time views as they happen, using our dedicated view counter for YouTube videos.

Get up-to-date live view count on YouTube and see real-time growth with SocialCounts.org’s smart tracking tools.

Embed Widget

Parameters:

  • fullscreen=true - Fullscreen counter
  • graph=true - Live graph chart
  • counter=0/1/2 - Select counter (0=likes, 1=views, 2=comments)
URL

Click to copy the embed URL to your clipboard