108
likes
137
comments
daily view 0
monthly view 0

Share

Live Analytics

Comments 0

Puan Buka Suara soal Gugatan Gibran: Apa Pun Putusan MK, Kami Hormati |iNews Sore (6/10) Analytics Table

Income Estimates for Puan Buka Suara soal Gugatan Gibran: Apa Pun Putusan MK, Kami Hormati |iNews Sore (6/10)

Based on this YouTube video's total view count of 48.4K views and industry-standard rates, the estimated total earning is $34 - $97 through ad revenue. Historical data is not yet available to calculate daily, weekly, or monthly averages.

About Puan Buka Suara soal Gugatan Gibran: Apa Pun Putusan MK, Kami Hormati |iNews Sore (6/10)

Explore Puan Buka Suara soal Gugatan Gibran: Apa Pun Putusan MK, Kami Hormati |iNews Sore (6/10) with 48,440 views, 108 likes, and 137 comments. Experience the impact of this video content that has captured audience attention.

Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi gugatan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka yang akan diputus Mahkamah Konstitusi (MK). Puan menegaskan bahwa apa pun keputusan MK, pihaknya akan menghormati putusan tersebut. detiknews Pernyataan itu disampaikan Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2026), menjelang sidang pengucapan putusan perkara Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 pada pukul 20.00 WIB. detiknews Gugatan tersebut diajukan Denny Indrayana bersama 11 pemohon lainnya dan mempersoalkan syarat pendidikan Gibran saat pencalonannya sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2024. Puan juga ditanya mengenai namanya yang disebut-sebut sebagai calon pengganti Gibran apabila gugatan dikabulkan MK. Namun, Puan memilih tidak berspekulasi dan menegaskan kembali sikap untuk menghormati proses serta keputusan Mahkamah Konstitusi. #PuanMaharani #Gibran #PutusanMK #MK #GugatanGibran #DennyIndrayana #SidangMK #IjazahGibran #MahkamahKonstitusi #DPRRI #HukumIndonesia #BeritaTerkini #BreakingNews #iNews Berita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news Join membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif: https://www.youtube.com/channel/UCoSkllfpgmFHtbVK835QaQg/join 📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia Dapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang. 📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain. 📌 Jangan lupa ✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami ✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting ✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar Follow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7scI1LdQekZvLynv1H Follow our Official TikTok https://www.tiktok.com/@officialinews Follow our Official Twitter https://twitter.com/officialinews_ Like our Official Facebook https://www.facebook.com/OfficialiNews Follow our Official Instagram https://www.instagram.com/officialiNews #iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya

About YouTube Real-Time View Count

With SocialCounts.org’s view counter, track your YouTube video’s live view count and YouTube likes count in real time with fast, reliable updates.

Watch every YouTube video live view count rise with our real-time YouTube views tracker—built for accuracy and minimal delay.

Follow YouTube real time views as they happen, using our dedicated view counter for YouTube videos.

Get up-to-date live view count on YouTube and see real-time growth with SocialCounts.org’s smart tracking tools.

Embed Widget

Parameters:

  • fullscreen=true - Fullscreen counter
  • graph=true - Live graph chart
  • counter=0/1/2 - Select counter (0=likes, 1=views, 2=comments)
URL

Click to copy the embed URL to your clipboard