108
likes
193
comments
daily view 0
monthly view 0

Share

Live Analytics

Comments 0

DUGAAN LAPORAN BOHONG BNPB ke Prabowo soal Data Karhutla Dibongkar Chanee Kalaweit: Kenapa Bohong? Analytics Table

Income Estimates for DUGAAN LAPORAN BOHONG BNPB ke Prabowo soal Data Karhutla Dibongkar Chanee Kalaweit: Kenapa Bohong?

Based on this YouTube video's total view count of 43.6K views and industry-standard rates, the estimated total earning is $31 - $87 through ad revenue. Historical data is not yet available to calculate daily, weekly, or monthly averages.

About DUGAAN LAPORAN BOHONG BNPB ke Prabowo soal Data Karhutla Dibongkar Chanee Kalaweit: Kenapa Bohong?

Explore DUGAAN LAPORAN BOHONG BNPB ke Prabowo soal Data Karhutla Dibongkar Chanee Kalaweit: Kenapa Bohong? with 43,630 views, 108 likes, and 193 comments. Experience the impact of this video content that has captured audience attention.

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. TRIBUN-VIDEO.COM – Aktivis lingkungan Chanee Kalaweit mempertanyakan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada Presiden Prabowo Subianto yang menyebut luas lahan terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tersisa 639 hektare. Chanee menilai angka tersebut perlu dipertanyakan dan mengunggah citra satelit sebagai pembanding. Melalui akun Instagram-nya pada Kamis (15/10/2026), pendiri Yayasan Kalaweit itu menyoroti titik-titik kebakaran yang terlihat melalui citra satelit. Ia meminta BNPB menyampaikan data yang sesuai dengan kondisi sebenarnya. "Dengan segala hormat, jangan mempermalukan diri sendiri dengan menyampaikan angka PALSU seperti ini. Masyarakat Indonesia menyaksikan. Dunia menyaksikan," tulis Chanee dalam kolom komentar Instagram. Chanee juga berharap Presiden Prabowo Subianto mengetahui apabila terdapat perbedaan antara laporan yang diterima dan kondisi di lapangan. Ia menyertakan citra satelit dari NASA dan Zoom Earth untuk mendukung kritiknya. Ia turut mempertanyakan alasan di balik angka yang disampaikan BNPB. Namun, unggahan tersebut belum dengan sendirinya membuktikan adanya kebohongan atau kesengajaan dalam pelaporan data. Sementara itu, Kepala BNPB yang baru dilantik, Kristomei Sianturi, menyatakan pihaknya akan mengecek ulang data karhutla di Indonesia. Pengecekan tersebut dilakukan menyusul laporan mantan Kepala BNPB, Suharyanto, kepada Presiden Prabowo Subianto. Dalam laporan itu, luas lahan terdampak karhutla disebut tersisa 639 hektare. BNPB berencana membandingkan data Sistem Informasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Sipongi) dengan hasil pemantauan satelit NASA untuk memeriksa kesesuaian data. Hingga ada hasil verifikasi yang menjelaskan perbedaan tersebut, tudingan bahwa BNPB menyampaikan laporan palsu masih merupakan klaim Chanee yang perlu diuji melalui data dan klarifikasi resmi. (Tribun-Video.com) #viralvideo #karhutla #karhutlakalimantan #bnpb #prabowo #chanee Editor Video: Lulu Adzizah Febrianti Uploader: Erwin Joko Prasetyo Jangan lupa follow akun-akun sosial media TribunnewsBogor.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya: YouTube: https://www.youtube.com/@tribunnewsbogorvideo Facebook: https://www.facebook.com/TRIBUNnewsBogor Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t TikTok: https://www.tiktok.com/@tribunbogor ​Instagram: @tribunbogor

About YouTube Real-Time View Count

With SocialCounts.org’s view counter, track your YouTube video’s live view count and YouTube likes count in real time with fast, reliable updates.

Watch every YouTube video live view count rise with our real-time YouTube views tracker—built for accuracy and minimal delay.

Follow YouTube real time views as they happen, using our dedicated view counter for YouTube videos.

Get up-to-date live view count on YouTube and see real-time growth with SocialCounts.org’s smart tracking tools.

Embed Widget

Parameters:

  • fullscreen=true - Fullscreen counter
  • graph=true - Live graph chart
  • counter=0/1/2 - Select counter (0=likes, 1=views, 2=comments)
URL

Click to copy the embed URL to your clipboard