Channel BannerChannel Banner
Z7y6MRQ79boZ7y6MRQ79bo

Awas! Biarkan Korupsi, Bisa Dipenjara! | Aiman (5)

35,575
Socialcounts.Org
Enter Fullscreen (f)
379
likes
110
comments
daily view 0
monthly view 0

Share

Live Analytics

Comments 0

Awas! Biarkan Korupsi, Bisa Dipenjara! | Aiman (5) Analytics Table

Income Estimates for Awas! Biarkan Korupsi, Bisa Dipenjara! | Aiman (5)

Based on this YouTube video's total view count of 35.5K views and industry-standard rates, the estimated total earning is $25 - $71 through ad revenue. Historical data is not yet available to calculate daily, weekly, or monthly averages.

About Awas! Biarkan Korupsi, Bisa Dipenjara! | Aiman (5)

Explore Awas! Biarkan Korupsi, Bisa Dipenjara! | Aiman (5) with 35,575 views, 379 likes, and 110 comments. Experience the impact of this video content that has captured audience attention.

KOMPASTV - Ironis! Nurhayati, bendahara Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat ini, menjadi tersangka setelah membongkar kasus korupsi dana desa, yang membuat nuraninya terusik. Setelah ditetapkan tersangka, Nurhayati curhat dan tiba-tiba populer. Dalam unggahan itu, Nurhayati berkeluh kesah perubahan statusnya dari pemberi informasi (saksi) menjadi tersangka, usai membongkar praktik korupsi Supriadi, Kepala Desa Citemu, yang juga atasannya. Apalagi, Njurhayati mengaku, tidak sedikitpun ia menikmati uang dana desa untuk kepentingan pribadi. Sontak, curhatan tersebut menarik perhatian publik, termasuk Menko Polhukam RI, Mahfud MD. Mahfud menyatakan komitmennya menyelesaikan polemik ini. Akhirnya, Selasa (1/3), Polri maupun Kejaksaan Agung, menghentikan perkara Nurhayati. Keberanian Nurhayati menjadi whistleblower (pemberi informasi) kasus korupsi dana desa senilai hampir 1 miliar rupiah, membuat jurnalis senior Kompas TV, Aiman Witjaksono tartarik untuk menelisiknya. Aiman mengunjungi Nurhayati di Desa Citemu, untuk mengetahui bagaimana perjuangannya mengawal kas desa dan kegigihannnya dalam melawan korupsi. Benarkah Nurhayati kerap mendapat ancaman saat menjadi bendahara desa? Didampingi Nurhayati, Aiman berkunjung ke proyek-proyek yang mangkrak akibat dugaan korupsi Kepala Desa, misalnya rumah tidak layak huni milik warga dan rumah ibadah yang harusnya direnovasi. Sambil blusukan, Aiman berkeliling desa untuk melihat langsung kondisi warga. Aiman juga meminta keterangan dari Juriah, istri Supriadi, mantan Kepala Desa Citemu, yang menjadi tersangka korupsi dana desa. Benarkah Supriadi melakukan semua penyimpangan dana desa, superti yang dituduhkan padanya? Terakhir, Aiman meminta pandangan Profesor Hibnu Nugroho, pakar hukum pidana Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto, Jawa Tengah, tentang aspek hukum penanganan whistleblower kasus korpus, seperti Nurhayati. #Aiman#Nurhayati#Pembongkar Korupsi Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/268234/awas-biarkan-korupsi-bisa-dipenjara-aiman-5

About YouTube Real-Time View Count

With SocialCounts.org’s view counter, track your YouTube video’s live view count and YouTube likes count in real time with fast, reliable updates.

Watch every YouTube video live view count rise with our real-time YouTube views tracker—built for accuracy and minimal delay.

Follow YouTube real time views as they happen, using our dedicated view counter for YouTube videos.

Get up-to-date live view count on YouTube and see real-time growth with SocialCounts.org’s smart tracking tools.

Embed Widget

Parameters:

  • fullscreen=true - Fullscreen counter
  • graph=true - Live graph chart
  • counter=0/1/2 - Select counter (0=likes, 1=views, 2=comments)
URL

Click to copy the embed URL to your clipboard