287
likes
499
comments
daily view 0
monthly view 0

Share

Live Analytics

Comments 0

Terungkap Ketua MAKI Blak-blakan Ungkap Keberadaan Nusron Wahid, ke Malaysia Lewat Batam & Singapura Analytics Table

Income Estimates for Terungkap Ketua MAKI Blak-blakan Ungkap Keberadaan Nusron Wahid, ke Malaysia Lewat Batam & Singapura

Based on this YouTube video's total view count of 121K views and industry-standard rates, the estimated total earning is $85 - $242 through ad revenue. Historical data is not yet available to calculate daily, weekly, or monthly averages.

About Terungkap Ketua MAKI Blak-blakan Ungkap Keberadaan Nusron Wahid, ke Malaysia Lewat Batam & Singapura

Explore Terungkap Ketua MAKI Blak-blakan Ungkap Keberadaan Nusron Wahid, ke Malaysia Lewat Batam & Singapura with 121,175 views, 287 likes, and 499 comments. Experience the impact of this video content that has captured audience attention.

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUNJAKARTA.COM - Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, menduga Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid bepergian ke luar negeri saat seharusnya memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Boyamin menyebut Nusron diduga bertolak ke Malaysia pada Rabu, sebelum tidak memenuhi panggilan KPK pada Kamis. ā€œBerdasarkan penelusuran kami, Nusron Wahid pada hari Rabu telah bepergian ke Malaysia, diduga lewat Batam dan Singapura,ā€ kata Boyamin. Menurut penelusuran Boyamin, Nusron diduga berangkat dari Jakarta menuju Batam pada Rabu siang. Dari Batam, ia disebut menyeberang menggunakan kapal feri ke Singapura pada sore hari. Perjalanan itu diduga berlanjut menggunakan mobil dari Singapura menuju Johor Bahru, Malaysia, pada Rabu malam atau Kamis pagi. Boyamin juga mengklaim Nusron berada di Johor Bahru pada Kamis dan berkeliling menggunakan kendaraan dinas konsulat jenderal. Ia menduga Nusron kemudian kembali ke Singapura pada Jumat. Boyamin memperkirakan Nusron masih berada di Singapura pada Minggu, sebelum kemungkinan kembali ke Johor Bahru pada Senin. Sementara itu, kepulangan ke Indonesia diperkirakan berlangsung pada Selasa. Meski demikian, Boyamin mengakui belum memperoleh kepastian mengenai keberadaan maupun jadwal kepulangan Nusron. ā€œApakah dia akan kembali ke Indonesia atau belum, belum dapat informasi lebih lanjut,ā€ ujarnya. Atas ketidakhadiran Nusron dalam panggilan KPK, Boyamin meminta lembaga antirasuah itu mempertimbangkan penerbitan surat perintah membawa. Menurut Boyamin, langkah tersebut dapat dilakukan apabila persyaratan yang berlaku telah terpenuhi. Ia menyebut saksi yang dua kali tidak memenuhi panggilan dengan alasan tertentu dapat dijemput, sedangkan satu kali ketidakhadiran tanpa alasan yang sah dinilainya sudah cukup menjadi dasar. ā€œKPK sebenarnya bisa langsung menerbitkan surat perintah membawa karena sudah dua kali mangkir,ā€ kata Boyamin. Ia pun meminta KPK menyiapkan langkah tersebut agar Nusron dapat dibawa untuk memenuhi panggilan ketika kembali ke Indonesia. Boyamin turut mempertanyakan apakah perjalanan Nusron ke Malaysia merupakan kunjungan dinas. Menurutnya, status perjalanan itu dapat ditelusuri melalui ada atau tidaknya izin dari Presiden. ā€œKalau memang dinas, berarti harus ada izin Presiden. Kalau mendadak, apakah ada izin, saya ragu,ā€ ujarnya. Boyamin juga mempertanyakan tujuan perjalanan tersebut. Ia menilai persoalan kebakaran hutan yang disebut-sebut sedang ditangani bukan merupakan tugas utama Nusron. Berdasarkan keterangan Boyamin, Nusron sebelumnya sempat memimpin rapat bersama pejabat Eselon I dan Eselon II sebelum keberangkatannya. Dalam rapat tersebut, Nusron disebut meminta agar dirinya tidak diganggu pada Kamis karena akan fokus menghadapi panggilan KPK. Namun, menurut Boyamin, Nusron justru tidak hadir memenuhi panggilan tersebut. Boyamin berharap informasi yang disampaikannya dapat mendorong KPK mengambil langkah sesuai ketentuan agar Nusron memenuhi panggilan sebagai saksi dalam dugaan perkara korupsi di lingkungan ATR/BPN. Sumber: https://www.tribunnews.com/nasional/7898319/nusron-wahid-pergi-ke-malaysia-saat-mangkir-panggilan-kedua-maki-minta-kpk-jemput-paksa Editor Video: Megan Febry Wibowo Uploader: Winda Rahmawati Jangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya: YouTube: https://www.youtube.com/@tribunjakarta Facebook: https://www.facebook.com/profile.php?id=100093670066352 Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f TikTok: https://www.tiktok.com/@tribun.jakarta?lang=en ​Instagram: https://www.instagram.com/tribunjakarta/

About YouTube Real-Time View Count

With SocialCounts.org’s view counter, track your YouTube video’s live view count and YouTube likes count in real time with fast, reliable updates.

Watch every YouTube video live view count rise with our real-time YouTube views tracker—built for accuracy and minimal delay.

Follow YouTube real time views as they happen, using our dedicated view counter for YouTube videos.

Get up-to-date live view count on YouTube and see real-time growth with SocialCounts.org’s smart tracking tools.

Embed Widget

Parameters:

  • fullscreen=true - Fullscreen counter
  • graph=true - Live graph chart
  • counter=0/1/2 - Select counter (0=likes, 1=views, 2=comments)
URL

Click to copy the embed URL to your clipboard