510
likes
0
comments
daily view 0
monthly view 0
Live Analytics
Comments 0
Hilirisasi Fermented-Encapsulated-Fortified Functional Cookies Berbasis HPI, Anggur Laut, dan Sagu Analytics Table
Income Estimates for Hilirisasi Fermented-Encapsulated-Fortified Functional Cookies Berbasis HPI, Anggur Laut, dan Sagu
Based on this YouTube video's total view count of 6.04K views and industry-standard rates, the estimated total earning is $4 - $12 through ad revenue. Historical data is not yet available to calculate daily, weekly, or monthly averages.
About Hilirisasi Fermented-Encapsulated-Fortified Functional Cookies Berbasis HPI, Anggur Laut, dan Sagu
Explore Hilirisasi Fermented-Encapsulated-Fortified Functional Cookies Berbasis HPI, Anggur Laut, dan Sagu with 6,045 views, 510 likes, and 0 comments. Experience the impact of this video content that has captured audience attention.
Urgensi: Indonesia Timur menghadapi prevalensi stunting melebihi batas WHO kurang dari 20%. Penyebab utamanya meliputi defisiensi protein hewani, mikronutrien esensial, serta ketergantungan MPASI komersial yang rendah serat, tinggi indeks glikemik, dan berbahan impor. Di sisi lain, potensi lokal seperti ikan layang kaya protein, sagu karbohidrat IG rendah, dan anggur laut sumber serat/mineral belum termanfaatkan optimal akibat kendala sensori, ketahanan simpan, dan teknologi pengolahan. Tujuan: Mengembangkan Fermented-Encapsulated-Fortified Functional Cookies berbasis hidrolisat protein ikan layang, anggur laut, dan sagu sebagai MPASI inovatif untuk: 1. Menyediakan sumber protein hypoallergenic, serat tinggi, dan IG rendah. 2. Mengurangi ketergantungan impor melalui substitusi bahan lokal. 3. Menjadi solusi intervensi stunting yang terjangkau dan berkelanjutan. Metode: Penelitian dua tahun dengan pendekatan eksperimental, Tahun 1: Optimasi bahan baku hidrolisat ikan layang melalui fermentasi, tepung anggur laut, modifikasi tepung sagu, enkapsulasi maltodekstrin, formulasi empat prototipe kukis, serta karakterisasi proksimat, asam amino, serat pangan, mineral, antioksidan, dan sensorik. Tahun 2: Uji in vivo pada mencit malnutrisi untuk evaluasi pertumbuhan, profil biokimia darah, indeks glikemik, daya cerna protein, respons imun-antioxidan flowcytometry. Tahun 2 juga akan dilakukan uji epidemiologi pada anak 1-3 tahun dan ibu, parameter meliputi: antropometri, asupan nutrisi, status klinis, kepatuhan konsumsi, daya terima kukis. Luaran Target: Metode produksi Fermented-Encapsulated-Fortified Functional Cookies berbasis hidrolisat protein ikan layang, anggur laut, dan sagu dengan klaim gizi: tinggi protein, berserat, bermineral, dan berantioksidan. Selain itu, juga kelayakan usaha penjualan produk kukis fortifikasi di tahun 1. Paten sederhana, purwarupa kukis fortifikasi siap uji efikasi, serta draft standar mutu SNI/BPOM, dan data ilmiah pendukung klaim fungsional kukis dengan efek anti-stunting, bioavailabilitas nutrisi di tahun 2. TKT Tahun 2025-2026 TKT 5-7: Pengembangan produk dan validasi, fokus pada integrasi bahan, optimasi formulasi, validasi laboratorium, uji sensorik, kemitraan uji pasar terbatas, uji efikasi preklinis model hewan dan klinis intervensi gizi pada manusia. TKT Tahun 2027-2030 TKT 8-9: Hilirisasi dan industrialisasi, meliputi produksi skala pilot, sertifikasi BPOM, Halal, SNI, dan pemantauan dampak sosial-ekonomi. Kemitraan: Koperasi Jasa Marlin Space Nusantara Semarang dan UMKM Dapur Leora Pizza Sangihe, permintaan pasar akan produk kukis sehat untuk anak, sehingga hilirisasi produk kukis sehat berbasis sumber daya lokal dan implementasi produksi skala komunitas perlu dilakukan. Tim Riset: Universitas Diponegoro teknologi hidrolisat, enkapsulasi, fortifikasi MPASI dan Politeknik Negeri Nusa Utara penyediaan bahan baku lokal, teknologi kukis, uji berbasis komunitas. Usulan proposal SINERGI ini selaras dengan ASTA CITA Prabowo-Gibran, yaitu Ketahanan Pangan dan Penurunan Stunting, yang menekankan peningkatan gizi masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya lokal. Selain itu, usulan SINERGI ini, terintegrasi dengan Rencana Induk Riset Nasional RIRN 2025–2045, yang memprioritaskan riset yang mendukung kedaulatan pangan dan penyelesaian masalah kesehatan nasional, seperti stunting. Produk yang akan dihasilkan melalui usulan proposal SINERGI ini tidak hanya menjawab tantangan nasional penurunan stunting dan peningkatan ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung dan berkelanjutan bagi mitra koperasi dan UMKM, serta memperkuat jejaring inovasi antara akademisi, industri kecil, dan masyarakat pesisir.
About YouTube Real-Time View Count
With SocialCounts.org’s view counter, track your YouTube video’s live view count and YouTube likes count in real time with fast, reliable updates.
Watch every YouTube video live view count rise with our real-time YouTube views tracker—built for accuracy and minimal delay.
Follow YouTube real time views as they happen, using our dedicated view counter for YouTube videos.
Get up-to-date live view count on YouTube and see real-time growth with SocialCounts.org’s smart tracking tools.
Embed Widget
Parameters:
fullscreen=true- Fullscreen countergraph=true- Live graph chartcounter=0/1/2- Select counter (0=likes, 1=views, 2=comments)
URL
Click to copy the embed URL to your clipboard

