Channel BannerChannel Banner
yZnWkupewK4yZnWkupewK4

Jonggol - Merawat Ingatan Sejarah

37,263
Socialcounts.Org
Enter Fullscreen (f)
543
likes
83
comments
daily view 0
monthly view 0

Share

Live Analytics

Comments 0

Jonggol - Merawat Ingatan Sejarah Analytics Table

Income Estimates for Jonggol - Merawat Ingatan Sejarah

Based on this YouTube video's total view count of 37.2K views and industry-standard rates, the estimated total earning is $26 - $75 through ad revenue. Historical data is not yet available to calculate daily, weekly, or monthly averages.

About Jonggol - Merawat Ingatan Sejarah

Explore Jonggol - Merawat Ingatan Sejarah with 37,263 views, 543 likes, and 83 comments. Experience the impact of this video content that has captured audience attention.

Jonggol hari ini mungkin dikenal sebagai salah satu wilayah penyangga di Kabupaten Bogor. Namun, jika kita menguak lembaran sejarahnya, kawasan ini menyimpan narasi luar biasa—mulai dari jejak kerajaan tertua di Jawa Barat, pusat pergolakan kemerdekaan, hingga mimpi besar yang hampir mengubah peta politik Indonesia. Jauh sebelum Indonesia terbentuk, wilayah Jonggol telah menjadi saksi bisu kejayaan Kerajaan Tarumanegara di bawah pimpinan Raja Purnawarman pada abad ke-4 hingga ke-7 Masehi. Di sini, tepatnya di perbukitan Cipamingkis (yang kini masuk wilayah administrasi Kecamatan Sukamakmur), terdapat sebuah situs unik bernama Prasasti Pasir Awi. Berabad-abad setelah masa kerajaan berlalu, wilayah ini bertransformasi. Sebelum tahun 1938, kawasan yang dipenuhi hutan dan perkebunan milik tuan tanah partikelir ini dikenal dengan nama Distrik Cibarusah (Tjibaroesa). Ketika riak kemerdekaan mulai bergejolak pada medio 1945–1946, Jonggol menjelma menjadi wilayah yang sangat strategis bagi para pejuang. Wilayah ini dipilih menjadi markas Tentara Rakyat Indonesia (TRI) di bawah komando pahlawan nasional legendaris, Kapten (Mayor) Oking Jaya Atmaja. Dari sinilah strategi-strategi perlawanan terhadap penjajah dirumuskan. Untuk mengenang tumpah darah dan keringat para pejuang tersebut, sebuah Tugu Perjuangan kini berdiri tegak di tengah Alun-Alun Jonggol sebagai pengingat bagi generasi masa depan. Sejarah Jonggol tidak berhenti sebagai basis militer. Pada dekade 1990-an, nama Jonggol mendadak menjadi buah bibir secara nasional. Di bawah pemerintahan Presiden Soeharto pada era Orde Baru, Jonggol diproyeksikan secara serius untuk menggantikan Jakarta sebagai ibu kota pemerintahan yang baru. Geliat pembangunan dan spekulasi tanah sempat merebak hebat di kawasan ini. Sayangnya, takdir berkata lain. Badai krisis moneter yang menghantam Asia Tenggara pada tahun 1997, diikuti oleh runtuhnya rezim Orde Baru pada tahun 1998, memaksa rencana megah tersebut terkubur dalam-dalam. Dari misteri Prasasti Pasir Awi, heroisme Mayor Oking, hingga ambisi ibu kota yang kandas, Jonggol bukan sekadar wilayah pelintasan. Ia adalah untaian sejarah bangsa yang sarat akan nilai perjuangan, ambisi, dan cerita yang terus hidup melintasi zaman. 00:00 mulai nonton 01:17 Kita mau kemana 06:50 Prasasti Pasir Awi 11:33 Jembatan Sukanegara - Sungai Cipamingkis 12:35 Stasiun Lori 18:00 Polsek Jonggol 20:51 Tugu Perjuangan Jonggol 24:05 Klenteng Shia Djin Kong 25:08 Kediaman Letkol Murlin next video : https://youtu.be/cmsS6OCIJCA?si=Ma_9suOMx-3JitrS

About YouTube Real-Time View Count

With SocialCounts.org’s view counter, track your YouTube video’s live view count and YouTube likes count in real time with fast, reliable updates.

Watch every YouTube video live view count rise with our real-time YouTube views tracker—built for accuracy and minimal delay.

Follow YouTube real time views as they happen, using our dedicated view counter for YouTube videos.

Get up-to-date live view count on YouTube and see real-time growth with SocialCounts.org’s smart tracking tools.

Embed Widget

Parameters:

  • fullscreen=true - Fullscreen counter
  • graph=true - Live graph chart
  • counter=0/1/2 - Select counter (0=likes, 1=views, 2=comments)
URL

Click to copy the embed URL to your clipboard